Showing posts with label dprk-events. Show all posts

Evening Soiree on The Occasion of the 125th Anniversary of the International Mayday Holiday of the World Workers - Pyongyang, DPRK - 1 May 2015

Setiap tahun pada tanggal 1 Mei merupakan hari buruh internasional atau yang dikenal sebagai MayDay dan dijadikan hari libur (di beberapa negara termasuk Indonesia dan Korea Utara).


Biasanya setiap tanggal 1 Mei, para buruh di hampir seluruh belahan dunia termasuk Indonesia merayakan hari buruh dengan melakukan aksi demonstrasi dengan berbagai macam cara dan berbagai macam tuntutan kepada Pemerintah untuk lebih meningkatkan kesejahteraan kehidupan buruh, seringkali efek dari aksi demonstrasi tersebut terjadi sebuah kericuhan yang akhirnya memakan korban jiwa dan rusaknya sarana dan fasilitas umum.

Tapi kalau di Korea Utara jauh berbeda dengan di Indonesia, mereka memanfaatkan hari buruh tangga 1 Mei (yang juga hari libur) dengan berpiknik atau menghabiskan waktu bersama keluarga, tidak ada demonstrasi apalagi kericuhan. Semua berjalan normal seperti hari libur pada umumnya, selain berpiknik bersama keluarga, cara rakyat Korea Utara dalam memperingati hari buruh (MayDay) adalah dengan melakukan dansa/tarian massal di hampir setiap sudut kota seperti taman, sekolah, kampus dan lapangan atau di tempat-tempat yang sering dijadikan tempat berkumpul. Tarian massal ini dilakukan oleh laki-laki dan perempuan dewasa dengan laki-laki menggunakan pakaian rapih (kemeja + dasi) dan perempuannya menggunakan pakaian tradisional Korea.

Nah, pada tanggal 1 Mei 2015 yang lalu, Saya dan isteri beserta 2 orang teman menghadiri undangan untuk menyaksikan tarian massal dalam rangka perayaan  Hari Buruh Internasional ke 125 yang dilaksanakan di Kim Il Sung Square, acaranya berlangsung pada sore hari pukul 18.45 s.d. 20.00 WKU (Waktu Korea Utara) :-D

Seperti biasa, dokumentasi itu sangatlah penting, ini dia foto-fotonya..cekidot !

Saya dan Isteri

Figure Skating Festival in Pyongyang - 15 Feb 2015 - Part 2-2


Nah ini kelanjutan dari Jilid 1 . Oiya..peserta.festival Seluncur Indah ini adalah para pemuda dan pemudi Korea Utara yang sudah sangat terlatih dan bahkan banyak juga peserta dari anak-anak, sejak usia dini mereka sudah terlatih dan terbiasa tampil berbagai event internasional. Luar biasa !

Cekidot !

Figure Skating Festival in Pyongyang - 15 Feb 2015 - Part 1-2


Minggu 15 Februari 2015 festival Figure Skating atau Seluncur Indah kembali digelar di Pyongyang, Korea Utara,  seperti tahun-tahun sebelumnya acara ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan untuk memperingati hari kelahiran Pemimpin Korea Utara yaitu Kim Jong Il. Tahun ini adalah festival seluncur indah ke-24 sekaligus ke-2 kalinya bagi Gue untuk menyaksikannya. Berbeda dengan tahun 2014 yang lalu (Jilid 1 dan Jilid 2) yang pada saat itu banyak diikuti oleh peserta dari luar negara Korea Utara seperti Russia, Bulgaria, Latvia, Italia, Rep. Ceko dan Serbia tapi tidak untuk tahun 2015 ini, tahun ini hanya diikuti oleh peserta dari Korea Utara.

Singkat kata, Gue berkesempatan untuk menyaksikan bersama keluarga dan rekan-rekan serta para perwakilan-perwakilan dari kedutaan asing di Pyongyang.

Oiya.. festival Seluncur Indah ini terangkum juga dalam video yang telah diupload di youtube.com dengan link berikut : https://www.youtube.com/watch?v=bbgQRpBT9QA

Tahun ini Gue berbekal (masih) kamera DSLR Canon EOS 7D, lensa tele-zoom 70-300mm, monopod serta Compact Flash berkapasitas 16 GB sebanyak 2 unit (kali ini berencana mengambil gambar dengan format RAW) jadi butuh memori besar.

Oke, langsung aja Cekidot !

Malam Tahun Baru 2015 di Pyongyang



Di malam yang dingin dan gelap sepi..benakku melayang pada kisah kita..terlalu manis untuk dilupakan..kenangan yang indah bersamamu..

Eits malah kebablasan jadi nyanyi lagu Slank, maksudnya gue itu.. mau bikin paragraf pembuka... hehe

Di malam yang dingin dan gelap sepi (karena memang kenyataannya dingin dan gelap sepi), tanggal 31 Desember 2014 jam 23.15 WKU (Waktu Korea Utara) dengan Mitsubishi Lancer GLX pabrikan tahun 2003 (yang selalu setia membawa saya dan keluarga selama tinggal di Pyongyang) gue, seorang diri (keluarga gak gue ajak, kasian kedinginan, padahal anak gue kepingin banget liat kembang api) meluncur ke kawasan Kim Il Sung Square; dimana seperti 2 tahun sebelumnya (selama saya tinggal di Pyongyang) diselenggarakan pertunjukan kembang api untuk menyambut pergantian tahun dan disaksikan oleh ribuan masyarakat Pyongyang. Belajar dari pengalaman tahun lalu, 31 Desember 2013 pada malam tahun baru 2014, saat itu gue berangkat dari rumah jam 23.00 dan masih dapet tempat parkir yang letaknya gak jauh dari tempat pertunjukan dan tinggal jalan kaki beberapa ratus meter langsung dapet spot nyaman dan bagus buat masang tripod dan pas buat jepret foto, malahan waktu itu gue ngajak orang tua & anak gue. Tapi untuk kali ini gue sendirian aja deh, kasian kalo ngajak anak dinginnya parah bingits...sembari nyetir gue sedikit rada cemas..kayaknya.. "gue telat, ya gue telat nih..pasti", batin gue bergumam, dan ternyata benar, akses jalan raya yang merupakan jalur utama menuju kawasan Kim Il Sung Square sudah ditutup oleh Polantas Pyongyang yang berseragam biru dan kerumunan orang sudah memenuhi trotoar jalan menuju Kim Il Sung Square, akhirnya gue parkirin kendaraan gue di halaman Mall Haedanghwa, setelah turun dan mempersiapkan perlengkapan, gue diem sebentar sambil menyaksikan kerumunan orang sembari bergumam dalam hati "Duh...jalan kakinya jauh nih, dinginnya ampun2an pula, udah padet banget nih orang-orang, berangkat gak ya..." ............meragu...........bimbang.......galau........ "Ah berangkat dah! masa kalah sama orang Korut yang jalan kaki mungkin jarak rumahnya puluhan kilometer". Dan kaki gue pun menapak ke arah kerumunan orang-orang, baru sekitar 100 meter jalan jari-jari kaki rasanya kaku, anginnya lumayan kenceng kena muka rasanya kayak ditabokin, dinginnya beku gileeee, rasanya udah kayak zombie yang baru keluar dari dalam tanah..badan rasanya kaku.

Sekitar 200 meter kemudian, gue jalan di tengah-tengah kerumunan orang menyeberangi Jembatan Okryu, terpaan anginnya makin kenceng...beuh makin mantap dinginnya. Salut buat orang-orang Korut yang antusias buat ngeliat pertunjukan kembang api sampe rela jalan kaki jauh-jauh, ada yang bawa anak kecil, ada Kakek-kakek dan Nenek-nenek yang sudah bungkuk pun ikut jalan kaki berdesak-desakan ditengah suhu yang mencapai minus 9 derajat celcius, luar biasa...hebat. Kemudian di tengah-tengah jembatan ada tentara yang negur gue, "jiaaahh..biasa dah ada aja..klasik banget nih.." (maksudnya biasa, paling bakal ditanya-tanyain), hati gue membisik. Gue ditanya-tanyain; dalam bahasa korea *Ya iyalah pake bahasa Korea, pan elo di Pyongyang..bukan di Bekasi, dan seperti biasa gue jawab dengan bahasa Korea yang seadanya pas-pasan sebisanya gue dilengkapi dengan bahasa tubuh.


Tentara
:
“Anda mau kemana ?”
Gue
:
“Mau ke Kim Il Sung Square, mau lihat…lihat… *buka HP liat kamus* lihat kembang api”
Tentara
:
“Dari Negara mana ?”

Gue
:
“Indonesia, …. *Sensor* …. Indonesia”
Tentara
:
“Ooo..ada identitasnya ?”
Gue
:
Ambil dompet dari saku jaket, ngeluarin identitas terus nyodorin “Nih identitasnya”
Tentara
:
“Ok, itu bawa apa ? Di dalam tas ada apa ?”
Gue
:
“Ini tripod, di dalam tas ada kamera”
Tentara
:
“Untuk apa ? Tolong kameranya diperlihatkan”
Gue
:
“Ya buat memfoto lah…masa buat nyisir rambut” gumam gue dalam hati..hehe “Untuk ambil foto kembang api, nih silakan lihat”
Tentara
:
“Ok, silakan, jaga baik-baik barang bawaan anda” wuih..perhatian juga nih tentara.
Gue
:
“Terima kasih”

Sesampainya di ujung jembatan, ada lagi tentara yang negur gue, yaaaelah.... pokoknya yang ditanyain 98,75% sama persis kayak yang ditanyain tentara sebelumnya. Singkat cerita, pas liat jam di pergelangan tangan gue yang udah setengah kaku eh udah jam 23.50, duh kacau dah bisa gak dapet tempat nih, dengan setengah lari gue menerobos kerumunan orang, pokoknya mirip adengan di film Bourne Ultimatum pas adegan si Bourne menerobos kerumunan orang di Stasiun London...*ahay.. akhirnya sampai lah gue di pinggir lapangan Kim Il Sung Square, wah,,udah padet banget...desek-desekan gak karuan..mata orang-orang sudah menuju ke arah sungai Taedong tempat kembang api akan diluncurkan, sedangkan gue masih nyari tempat buat masang tripod, dan gue pun mundur ke arah belakang kerumunan di paling belakang siapa tau ada tempat yang agak legaan dikit, tiba-tiba...Cuiiiiiiiiiiiiiiiiing..... Jejeran cahaya putih meluncur ke atas dan kemudian meledak di udara... Dar der dor dar der dor... diiringi riuh teriakan penonton. Jiaaaah.... kembang apinya udah meluncur sedangkan gue masih menerobos kerumunan buat nyari tempat...akhirnya gue dapet tempat di barisan belakang di pinggir jalan tepat di depan foto raksasa pemimpin Korea Utara terdahulu, yaitu Kil Il Sung dan Kim Jong Il, nah di situ  gue langsung pasang tripod, ngeluarin kamera dan timer cable release , pasang kamera di tripod, colokin timer ke soket kamera, atur komposisi, atur settingan kamera ke blub, dan jepretan pertama pun meledak.. sembari kleyengan nahan dingin gue udah gak tengok-tengok lagi tuh bidikan kamera, gue cuma tekan-teken aja tuh cable release berdasarkan perkiraan gue sampe kembang apinya selesai, dari 36 foto gue seleksi menjadi 8 foto yang menurut gue lumayan, DARIPADA GAK ADA SAMA SEKALI. Pokoknya pada malam tahun baru 2015 ini bisa dibilang lumayan sulit dan butuh perjuangan extra, jalan kaki sejauh 4 km hanya untuk sekedar menyaksikan dan memfoto kembang api yang HANYA BERDURASI 20 MENIT. Setelah pertunjukan selesai, seperti tahun sebelumnya, masyarakat yang menonton langsung 'balik kanan' pulang seolah-olah barusan tidak terjadi apa-apa, gak ada riah riuh terompet, gak ada kumpal-kumpul, semua langsung pulang bergerombol mengikuti jalur yang sudah ditentukan oleh tentara-tentara yang bertugas, bener-bener aneh bin ajaib.

Dalam perjalanan menuju tempat gue memarkir kendaraan pun 3 kali gue ditanya-tanyain lagi sama tentara yang jaga di ujung - tengah - pinggir jembatan, pertanyaanya 95,47% sama lah kayak yang sebelum-sebelumnya dan mereka cuma senyum-senyum kaku gitu pas gue kasih liat hasil jepretan kembang api tadi
('-_- ).

Cekidot aja deh 8 foto yang menurut gue puas gak puas, tapi ini lah hasil usaha gue, daripada gak ada..hehe.. 

29th April Spring Friendship Art Festival (ASFAF) - Part 2-2

Nah berikut ini adalah jilid 2, kelanjutan dari postingan sebelumnya. 

*Cropped
Fotografer: JakaParker_JakaKrisnadi 
Diagfragma: f/6.3
Kec. Rana: 1/80 Detik
ISO: 500
Exposure Bias: 0
Panjang Focal: 135 mm
Mode: Manual
White Balance: Otomatis
Alat Bantu: -

29th April Spring Friendship Art Festival (ASFAF) - Part 1-2

Sabtu, 12 April 2014 yang lalu, gue dan rekan-rekan WNI menghadiri undangan untuk menyaksikan acara '29th April Spring Friendship Art Festival 2014 (ASFAF)' yang diselenggarakan di gedung 'East Pyongyang Grand Theatre'.


ASFAF ke-29 ini diikuti oleh 21 negara antara lain: Belarusia, Indonesia, Swiss, Cina, Malaysia, Vietnam, Rusia, Kuba, Austria , Bulgaria, Perancis, Mongolia, Finlandia, Ukraina, Polandia, Italia, Jerman, Mesir, Thailand dan sebagainya termasuk INDONESIA. 



Indonesia melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Kemenparekraf RI) menugaskan Dwiki Darmawan Ethnic Ensemble dan soloist Putri Intan Permatasari Sukoco untuk mewakili Indonesia dalam acara budaya dua tahunan ini. Delegasi seni Indonesia diketuai oleh Bapak Hari Untoro Dradjat, Staf Ahli Menteri Bidang Perlindungan Keanekaragaman Karya Kreatif, Kemenparekraf RI dan ethnic ensemble yang terdiri dari 10 musisi dipimpin oleh Muhammad Rudiana. Tim akan mengikuti seluruh kegiatan sejak tanggal 11 – 17 April 2014. Tim tampil 3 kali termasuk pada acara peringatan HUT kelahiran Kim Il Sung ke-102 pada tanggal 15 April 2014 dengan membawakan lagu keroncong Bengawan Solo ciptaan Gesang.


Sebelom masuk gedung, seyogianya kite begaya dulu dong ;-)

23rd Paektusan Int'l Figure Skating Festival (2014) - Part 3-3


Nah ini kelanjutan dari Jilid 2 yang sebelumnya.... cekidot.. ;-)

23rd Paektusan Int'l Figure Skating Festival (2014) - Part 2-3

Nah ini kelanjutan dari Jilid 1 yang sebelumnya.... cekidot.. ;-)

23rd Paektusan Int'l Figure Skating Festival (2014) - Part 1-3

Pada 15 Februari 2014 yang lalu, gua dan keluarga beserta teman WNI di Pyongyang menghadiri acara 'Opening Ceremony 23rd Paektusan International Figure Skating Festival' alias festival seluncur indah (ice skating). Acara ini diselenggarakan untuk merayakan hari 'Shining Star' (ulang tahun kelahiran pemimpin Kim Jong Il) dan akan berlangsung selama 3 hari sampai tanggal 17 Februari 2014.

Acara ini diikuti oleh peserta dari Korea Utara, Rusia, Latvia, Belarusia, Italia, Republik Ceko dan Serbia. Ini pertama kalinya gua dan keluarga (termasuk Babeh gua yang lagi berkunjung ke Pyongyang) nonton pertunjukan ice skating secara langsung. Pertama kali ngeliat, bener-bener bikin gua takjub dan terheran-heran..kok bisa ya orang joget menari di atas es gak pake kepeleset? Bener-bener hebat.. gua kasih 4 jempol deh (2 jempol tangan & 2 jempol kaki)..mantaaaap!

Gua sudah berniat untuk mengabadikan moment-moment acara ini menggunakan kamera gua dengan setulus-tulusnya niat..yaitu belajar fotografi.. dalam hal ini adalah 'Sport Photography' alias fotografi olahraga. Nah.. sejak acara akan dimulai..gua bingung dan bertanya-tanya.. nanti memfotonya gimana ya? Mode apa yang harus gua pakai? Settingan apa yang harus gua gunakan pada kamera gua? Dan..akhirnya gua teringat oleh sabda seorang pakar Fotografi Indonesia, yaitu Om Darwis Triadi, dalam program TV di ANTV yaitu acara 'Mata Lensa' dia pernah berkata "Sebelum kita melakukan pemotretan, kita harus melihat dan merasakan cahaya terlebih dahulu", nah..akhirnya sambil memejamkan mata dan merenung sejenak (kayak di film2) kemudian menerawang.. akhirnya gua mendapati 4 poin penting yang menjadi tolak ukur gua sebelum melakukan pemotretan, yaitu : 
  1. Gua berada di ruangan tertutup (indoor);
  2. Gua merasakan kurangnya cahaya, yang tersedia hanya cahaya lampu di dalam ruangan, dan biasanya (kalau gua liat di TV) lampu akan dimatikan pada saat si pemain ice skating beraksi dan hanya akan menggunakan lampu sorot yang terus mengikuti pergerakan si pemain;
  3. Ini kan olahraga ice skating, pasti si pemain ice skating bakalan mondar-mandir gerak kesana kemari, putar-puter, loncat sana loncat sini;
  4. Kelupaan, gua gak bawa lampu flash dan tripod. T_T
Jadi berdasarkan hasil penerawangan gua, maka gua akan menggunakan Mode Tv (Shutter Speed Priority), ISO yang gua gunakan berkisar 1000 s.d. 3200, dengan ISO segitu dipastikan akan terjadi noise pada hasil gambar.

Disini gua menggunakan satu2nya kamera DSLR yang gua punya yaitu Canon EOS 7D dengan menggunakan lensa standar bawaan yatiu EFS 18-135mm 3.5/5.6 IS.

Sempet pusing dengan settingan kamera, akhirnya gua teringat lagi sama perkataan om Darwis Triadi, yaitu "Bagi fotografer pemula, yang terpenting adalah bagaimana mendapatkan moment yang tepat dan framing yang pas..kalau soal settingan kamera itu sih urusan gampang". So gua berprinsip dalam diri gua kalo gua harus mendapatkan moment dalam sebuah frame yang pas, entah itu hasil gambarnya bakalan jelek karena banyak noise akibat ISO yang tinggi, gua gak peduli.. hajaaaaarrr dah!!

Dan acara pun dimulai.. awalnya gua duduk di kursi penonton bagian atas, tapi gua memberanikan diri untuk turun ke pinggir lapangan supaya dapet gambar lebih dekat.

Oke deh... langsung aja silakan cekidot foto-fotonya di bawah ini ;-)

Happy New Year in Pyongyang (2014)



Mundur ke belakang, ke malam tahun baru 2014, adalah malam tahun baru pertama gue selama tinggal di Pyongyang, dan untuk pertama kalinya juga gue mencoba mengambil foto Kembang Api. *Baca juga malam tahun baru 2015 nya ya... :-D
Perlengkapan yang dibawa:
1. Kamera DSLR Canon EOS 7D dengan Lensa KIT (EFS 18-135mm f/3.5-5-6 IS)
2. Tripod
3. Timer Remote Controller Canon TC-80N3

Dari total keseluruhan 23 foto yang diambil, gue pilih 5 foto yang menurut gue lumayan, dari pada lumanyun,,, maklum,,,ane baru kemaren bisa pegang kamera, jadi masih belajar...

Cekidot....








Faces of The Patriots (2013) - Jilid 2-2


Ini kelanjutan dari postingan sebelumnya 'Faces of The Patriots (2013) Jilid 1. Masih di acara yang sama yaitu 'Perayaan 60 tahun gencatan senjata Korea'. Manse ! Manse ! Manse !.
Cekidot !

Faces of The Patriots (2013) - Part 1-2


Wajah para patriot, ya Gue menyebutnya begitu. Setiap negara pasti memiliki wajah-wajah patriot tidak hanya pasukan militer tetapi termasuk juga rakyat jelata, karena apabila seluruh pasukan militer telah gugur di medan pertempuran maka siapa lagi kalau bukan rakyatnya yang turut serta membantu peperangan.

Apalagi di Korea Utara yang -bisa dibilang- secara keseluruhan didominasi milter. Negara komunis ini menerapkan sistem wajib militer kepada rakyatnya, Gue sering menemui tentara-tentara baik itu laki-laki maupun wanita yang wajahnya masih sangat muda dan unyu-unyu.

Nah, diluar konteks tentara belia yang wajahnya masih unyu-unyu, di sini Gue akan berbagi foto-foto tentang 'Wajah Para Patriot' yang berhasil Gue dapatkan pada tahun 2013 yang lalu saat parade militer dalam acara '60th anniversary of Korean armistice' atau perayaan 'Perayaan 60 tahun gencatan senjata korea'. Acara ini untuk memperingati 60 tahun berakhirnya perang Korea yang terjadi pada tahun 1950 s.d. 1953, perang yang terjadi hanya 3 menit ini..eh maksud Gue 3 tahun ini sangat mempengaruhi hubungan dua negara yaitu Korea Utara yang sampai saat ini masih memegang teguh ke-komunis-annya dan Korea Selatan yang sekarang menganut sistem demokrasi. Sampe sekarang masih belum akur, mudah-mudahan dimasa yang akan datang bisa akur ya..aamiin..

Foto-foto ini Gue ambil dengan menggunakan lensa tele 70-300mm, jadi sebagian besar foto-fotonya terlihat lebih dekat (waktu itu lupa ganti lensa ke lensa standar).. maklum masih amatir, kurang perencanaan..hehe.

Berikut ini lah foto-fotonya...cekidot !

North Korea Mass Rally against US Imperialists (2013) Part 2-2

Nah yang ini jilid 2, kelanjutan dari postingan sebelumnya .. silahkan cekidot..lagi....

North Korea Mass Rally against US Imperialists (2013) - Part 1-2

Selasa 25 Juni 2013 yang lalu, gua menghadiri acara 'North Korea Mass Rally against US Imperialists' atau parade/reli massa sebagai perlawanan terhadap imperialisme Amerika Serikat yang dilaksanakan di lapangan Kim Il Sung Square, acara ini untuk memperingati ulang tahun ke-63 Perang Korea. 



Perang Korea dimulai pada tanggal 25 Juni 1950,  ketika pasukan Komunis Korea Utara meluncurkan serangan mendadak pada Korea Selatan. Ribuan penduduk Pyongyang mengikuti reli massa ini, termasuk para pejabat senior partai dan pejabat negara, dalam parade tersebut ratusan orang membawa poster-poster anti Amerika Serikat yang bertuliskan "GANYANG AMERIKA SERIKAT!" dan bahkan adapula poster yang menggambarkan anti Jepang.

Gua menghadiri acara ini secara 'Semi Legal', dibilang resmi tapi gak resmi..dibilang gak resmi tapi ya resmi..pokoknya tengah-tengah antara resmi dan tidak resmi. Gua datang gak sendirian tapi ber-4, yaitu bersama 1 orang teman terdekat dalam hidup gua dan 1 orang teman yang gak terlalu dekat yang namanya gak mau gua sebutkan disini, alasannya karena nama mereka kurang bagus/menjual untuk dipublikasikan di blog gua ini..hahaha dan 1 orang lagi rekan gua orang asli Korea Utara, panggil saja namanya Mr. Han. 

Kami ber-4 masuk dari pintu belakang gedung utama, telasap-telusup, belok kanan kiri, kesono kemari...dan sampailah kami ke atas, tempat para pejabat senior partai, pejabat negara dan tamu-tamu dari negara asing berdiri, dari ribuan orang yang datang mungkin cuma gua yang pake kaos oblong doang. Gua udah tanya sama Mr. Han, "Gan, gpp nih gua pake kaos oblong doang? nanti kalo gua diusir atau ditangkep, gimana???" kata dia "Gpp Jack..tenang aja, lo tenang aja... ikut aja... ;-) ". Orang-orang pada ngelirik ke gua, ngeliat gua pake kaos oblong doang, rambut gondrong gak disisir, kucel dan rada dekil.. tapi mau gimana lagi udah sampe atas gini. (-_-')

Wah... ini pertama kalinya gua berada di salah satu tempat utama di Pyongyang, ribuan orang menghampar di hadapan mata gua.. wuih...keren banget! 

Gua berhasil mengabadikan momen-momen di acara ini dengan kamera gua..termasuk foto gua yang kucel dan demek juga ada... ini dia foto-fotonya.. cekidot!