Lensa Canon EF 100mm f/2.8L Macro IS USM - Berminat ???



Ada sebuah lensa makro dari Canon, yaitu EF 100mm f/2.8L Macro IS USM. Bagi kalian yang punya hobby fotografi makro dan ingin membeli lensa makro dan kebetulan juga pake kamera DSLR Canon baik itu APS-C ataupun Full Frame, menurut Gue lensa ini recommended banget, kenapa? Gue gak akan menjelaskan panjang lebar di sini, bagi yang ingin tau lebih jelas tentang review dan penjelasan yang lebih lengkap mengenai lensa ini silakan aja kunjungi link berikut ini.


Link 1, Link 2, Link 3, Link 4 atau Cari aja di Google dijamin banyak ulasan tentang lensa ini :-D


Kebetulan Gue punya satu, nah di sini Gue punya sample gambar yang Gue ambil dengan menggunakan lensa ini (Canon EF 100mm f/2.8L Macro IS USM) yang Gue 'kolaborasikan' dengan kamera Canon EOS 7D. Lensa ini pula yang Gue gunakan dalam postingan tentang "Minyak dan Air".

Oiya selain sangat recommended untuk makro (karena memang spesialisasinya) lensa ini juga bagus untuk foto potrait, oke deh langsung aja liat hasilnya dan simpulkan sendiri. Mudah-mudahan ini bisa menjadi salah satu pertimbangan teman-teman yang ingin membeli lensa makro khususnya dengan merk Canon.

Cekidot !!!


Exp. AV, ISO 400, f/8, 1/10 detik

0 komentar:

Figure Skating Festival in Pyongyang - 15 Feb 2015 - Part 2-2


Nah ini kelanjutan dari Jilid 1 . Oiya..peserta.festival Seluncur Indah ini adalah para pemuda dan pemudi Korea Utara yang sudah sangat terlatih dan bahkan banyak juga peserta dari anak-anak, sejak usia dini mereka sudah terlatih dan terbiasa tampil berbagai event internasional. Luar biasa !

Cekidot !

0 komentar:

Figure Skating Festival in Pyongyang - 15 Feb 2015 - Part 1-2


Minggu 15 Februari 2015 festival Figure Skating atau Seluncur Indah kembali digelar di Pyongyang, Korea Utara,  seperti tahun-tahun sebelumnya acara ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan untuk memperingati hari kelahiran Pemimpin Korea Utara yaitu Kim Jong Il. Tahun ini adalah festival seluncur indah ke-24 sekaligus ke-2 kalinya bagi Gue untuk menyaksikannya. Berbeda dengan tahun 2014 yang lalu (Jilid 1 dan Jilid 2) yang pada saat itu banyak diikuti oleh peserta dari luar negara Korea Utara seperti Russia, Bulgaria, Latvia, Italia, Rep. Ceko dan Serbia tapi tidak untuk tahun 2015 ini, tahun ini hanya diikuti oleh peserta dari Korea Utara.

Singkat kata, Gue berkesempatan untuk menyaksikan bersama keluarga dan rekan-rekan serta para perwakilan-perwakilan dari kedutaan asing di Pyongyang.

Oiya.. festival Seluncur Indah ini terangkum juga dalam video yang telah diupload di youtube.com dengan link berikut : https://www.youtube.com/watch?v=bbgQRpBT9QA

Tahun ini Gue berbekal (masih) kamera DSLR Canon EOS 7D, lensa tele-zoom 70-300mm, monopod serta Compact Flash berkapasitas 16 GB sebanyak 2 unit (kali ini berencana mengambil gambar dengan format RAW) jadi butuh memori besar.

Oke, langsung aja Cekidot !

0 komentar:

Galaxy Mini


Sori kalo judulnya rada -memang- gak jelas, Galaxy Mini di sini gak ada kaitannya sama smartphone pabrikan tiiiiiiit *SENSOR (gak boleh sebut merk), sebut saja merknya Samsung.  :-D

Ini masih menyangkut tentang trik 'Minyak dan Air Menyatu' yang gue posting sebelumnya yaitu 'Si Minyak dan Si Air' Jilid 1 dan Jilid 2. Gue sampaikan kembali bahwa trik ini terinspirasi dari sebuah buku berjudul 'Pintar Eksposur' karangan 'Bryan Peterson'.

Gue masih menggunakan media minyak dan air sebagai objek, hanya saja kali ini Gue coba berimprovisasi dan bereksperimen sendiri, latar belakangnya Gue ganti dengan kain berwarna hitam, kemudian dari arah latar belakang tersebut Gue sinari dengan cahaya lampu 'Flashlight',  yang mana lampu tersebut sebuah fitur bawaan dari henpon Samsung Galaxy S4 Mini, sehingga hasilnya -menurut Gue- kayak galaksi luar angkasa. Jadi Gue kasih judul Galaxy Mini. 

Jadi, si minyak dan si air difoto dengan latar belakang hitam yang disinari lampu flashlight dari henpon Samsung Galaxy Mini sehingga hasilnya menjadi Galaxy Mini (-_-) . Sebenarnya pake lampu apa aja juga bisa.

Oke deh, cekidot aja hasilnya !


0 komentar:

Si Minyak dan Si Air - Part 2-2


Sumpah! gue masih kurang puas dengan hasil percobaan dari trik "Air dan Minyak Menyatu" yang gue posting di postingan sebelumnya "Si Minyak dan Si Air" Jilid 1. ;-)

Kemarin, Jum'at, 6 Februari 2015 gue berusaha mencoba lagi, perlengkapan yang gue pake masih sama dengan perlengkapan sebelumnya, namun kali ini gue mencoba menambahkan filter Polarisasi pada lensa, karena kali ini gue melakukan pengambilan gambarnya di bawah pencahayaan sinar matahari langsung, tepatnya di pinggir jendela rumah, nah untuk mengurangi pantulan cahaya matahari terhadap air sekaligus untuk menambah kontras terhadap bentuk objek yang gue foto maka gue tambahin filter polarisasi..

Oiya.. untuk latar belakangnya kali ini gue pake bahan kain batik bercorak merah, biru dan ungu.

Oke langsung aja cekidot hasilnya !

0 komentar:

Si Minyak dan Si Air - Part 1-2


Tak bisa bersatu! tapi bisa berdampingan...itulah yang terjadi antara minyak dan air. Entah sejak kapan mereka --si Minyak dan si Air-- berpisah dan entah apa pula sebab yang membuat mereka pisah, gue gak tau pasti, tapi yang gue tau saat ini mereka berdamai dan mau berdampingan meskipun --tetap-- tidak mau bersatu. Justru dari tidak 'bersatu' itulah yang membuat mereka menjadi lebih spesial dan berperan dalam aspek kehidupan gue, orang tua gue, mertua gue, isteri gue, anak-anak gue, tetangga gue, teman-teman gue, dan semua orang serta makhluk hidup di bumi ini.

Oke..kelamaan basa dan basi yang kalo kelamaan bisa hilang rasa kemudian basi.

Jadi begini..pada hari Kamis, 4 Februari 2015 gue mencoba praktekin salah satu "Trik" fotografi yang gue baca dari sebuah buku berjudul 'Pintar Eksposur' karya Bryan Peterson yaitu trik "Minyak dan Air Menyatu". Judul asli buku ini adalah 'Understanding Eksposure' dan telah diterjemahkan ke bahasa Indonesia menjadi 'Berdiri di bawah Ekposur' eh 'Pintar Eksposur'. Di dalam buku ini ada bab yang membahas tentang 'Aperture dan Fotografi Makro' yang salah satunya membahas 'Minyak dan Air'. Buku ini recommended banget buat para pemula yang sedang belajar fotografi --untuk sekedar hobby maupun serius-- agar lebih memahami bagaimana caranya memperoleh eksposur yang pas dalam menghasilkan sebuah foto, bahasa penyampaiannya sederhana dan disertai dengan contoh-contoh foto yang dilengkapi dengan penjelasannya.

Oke, lanjut ke percobaan gue melakukan 'Trik' seperti buku yang gue sebut di atas, sebenernya trik ini masuk ke dalam ranah fotografi makro karena proses pengambilan gambarnya dengan melakukan foto close-up --dengan jarak fokus terdekat-- antara ujung lensa dan mereka (si minyak dan si air) namun kita bisa bebas menentukan jenis latar belakang yang kita mau.

Peralatan yang diperlukan untuk melakukan trik "Minyak dan Air Menyatu" (menurut gue sih bukan menyatu, tapi berdampingan) adalah :

1
Kamera (kalo bisa sih DSLR);
2
Lensa Makro atau bisa juga Lensa Zoom Standar maupun Lensa Tele yang memiliki fungsi makro (disini gue pake lensa Canon EF 100mm f/2.8 L IS USM Macro);
3
Extension Tube, berfungsi untuk menambah jarak fokus terdekat antara lensa dengan objek (disini gue menggunakan Canon Extension Tube EF 12 II);
4
Tripod, wajib hukumnya pake tripod dalam hal ini;
5
Remote Shutter, sebisa mungkin hindari ‘menyentuh’ langsung tombol rana pada kamera untuk menimilasir gerakan (disini gue pake remote shutter Canon TC-80N3);
6
Loyang kaca, untuk wadah minyak dan air;
7
Gelas, untuk penyangga Loyang kaca;
8
Bahan kain atau baju yang berwarna/bercorak warna warni untuk latar belakang objek;

dan yang terpenting dari semuanya adalah KESABARAN, karena secanggih apapun peralatan yang dipake dalam trik ini tapi kalo gak sabaran maka hasilnya akan PERCUMA.

Jadi...pertama-tama gue taruh loyang kaca di atas empat gelas minum ukuran sedang. Untuk latar belakangnya gue menghamparkan kain pasmina (punya bini gue) bermotif hijau, ungu, merah dan orange, kemudian loyangnya gue isi air sekitar 3 gelas kemudian gue tuang setengah gelas minyak goreng ke dalam air tersebut.

Setelah itu gue posisikan kamera yang telah terpasang di atas tripod --pastikan memasangnya dengan kencang dan kokoh-- tepat di atas loyang yang telah diisi air dan minyak tadi, arahkan kamera ke bawah tepat di atas objek yang mau dijadikan objek, kemudian setel jarak fokus sedekat mungkin (jarak fokus terdekat) antara lensa dengan objek. Gue atur komposisi yang pas dan setel fokus lensa secara manual kemudian gue atur eksposur (sesuai selera) yang menurut gue tepat.

contoh :
Foto ini gue ambil dari halaman buku "Pintar Eksposur"

Dan berikut inilah foto-foto hasil percobaan yang gue lakukan penuh dengan --sebenernya berat banget-- kesabaran..tapi bener kata si Mr. Bryan Peterson bahwa "Membungkuk dengan kamera dan lensa di atas tripod sambil menunggu terbentuknya pengaturan yang tepat dari air dan minyak akan menguji kesabaran Anda, tapi hasilnya sepadan! ":

Cekidot !!!

0 komentar: