Autumn Season 2 (Pyongyang 2014)


Autumn 2014 kemarin gue banyak mengisi waktu di rumah bersama keluarga khususnya anak-anak, sebenernya jauh sebelum masuk musim gugur gue udah merencanakan mau hunting foto, udah ada beberapa spot yang gue targetin buat dijepret.. eh pas masuk musim gugur rasanya males banget buat hunting, gak tau kenapa, rasanya maleees aja. Selama bini gue gawe dari senin sampe jum'at, gue di rumah ngemong 2 krucil imut yang lagi ceriwis-ceriwis dan lucu-lucunya, terus hari sabtu dan minggu pun gue jalani waktu bersama keluarga..yaa belanja-belanja nyari kebutuhan harian dan cemilan-cemilan buat para krucil dari satu toko ke toko yang lain dan belanja sayuran ke pasar selebihnya paling keliling-keliling kota Pyongyang yang tempat dan pemandangannya itu-itu aja sampe anak gue yang pertama aja sampe hapal jalan kota Pyongyang.

Sesekali, ngajak jalan anak-anak di sekitaran pohon-pohon yang daun-daunnya udah berubah warna dari hijau ke kuning dan merah dan ngambil foto seadanya, kadang-kadang hari minggunya gue sepedaan bareng temen ke beberapa tempat di sekitaran kota Pyongyang sembari bawa kamera, tapi mood gue lagi males aja buat hunting-hunting...jadi ya nyari keringet campur dingin sembari sepedaan. Dan sesekali jalan bareng warga Indonesia yang ada di Pyongyang, kumpal-kumpul seadanya tapi tetap asyik lah...lumayan...daripada lumanyun...

Berikut ini beberapa foto yang gue ambil selama autumn tahun 2014, cekidot ...












0 komentar:

Pyongyang at night - Part 3

Langsung  aja cekidot ...


Lokasinya di sini
Diagfragma: f/7.1
Kec. Rana: 2 Detik
ISO: 200
Exposure Bias: 0
Panjang Focal: 57 mm
Mode: Manual
White Balance: Manual
Alat Bantu: Tripod

0 komentar:

Pyongyang at Night - Part 2

Hari ini, 18 September 2014, tepatnya pukul 19.30 s.d. 21.00 WKU (Waktu Korea Utara) hehe.. gue berkeliling sendirian di sekitar pusat Kota Pyongyang. Biasanya sih gua keliling-keliling barengan bini sama anak2 gua.. berhubung sekarang udah mau masuk musim gugur, anginnya kenceng kalo malem..jadi kasian kalo gua ngajak anak-anak keluar. 

Nah..sembari nyari angin..gua sekaligus nyari spot-spot yang kira-kira bagus nih buat gua jepret, temanya 'night view' gitu deh... peralatan yang dibawa selain kamera, gua juga bawa tripod sama timer remote control.

Yang gue suka dari Pyongyang pada malam hari adalah lampu-lampu penerangan kotanya sedikit, sebenernya banyak..cuma sama pemkot-nya banyak yang gak dinyalain..pokoknya penghematan tingkat dewa lah .. Setiap hari selalu melaksanakan aksi 'Earth Hour' .. :-D

Justru dari minimnya penerangan tersebut, kalo menurut gua..sekali lagi kalo menurut gua loh ya.. itu bagus, kenapa? karena kalo gua melakukan penjepretan terhadap objek, kontras antara objek dan backgroundnya itu dapet banget... background-nya itu hitam pekat..legam dan kelam.. :-D 

Oke deh, ini dia hasil penjepretan gua malam ini.. cekidot!
Diagfragma: f/10
Kec. Rana: 1/8Detik
ISO: 200
Exposure Bias: 0
Panjang Focal: 100 mm
Mode: Aperture Priority
White Balance: Otomatis
Alat Bantu: Tripod

0 komentar:

Pyongyang at night - Part 1

Malam hari di Pyongyang sangat jauh berbeda dibandingkan dengan malam hari di Jakarta, kenapa? Ya iya dong, dari posisi aja udah jauh banget, Pyongyang di Korea Utara sedangkan Jakarta di Indonesia..hehehehe...

Ok..serius, mengapa gua bilang malam hari di Pyongyang itu berbeda? Karena..eh karena lampu-lampu penerangan di Pyongyang itu bisa dibilang sangat sedikit, baik itu lampu penerangan jalan raya maupun lampu-lampu dari bangunan-bangunan yang ada. Jadi langit malam di Pyongyang itu bener-bener jernih, sumpah jernih banget, kita bisa ngeliat gugusan bintang dengan sangat 'clear' coy... keliatan jelas banget! BEBAS POLUSI CAHAYA ;-)

Nah, mulai pukul 22.00 WKU (Waktu Korea bagian Utara) :-D lampu-lampu penerangan di setiap sudut kota akan dipadamkan, baik itu penerangan jalan maupun penerangan di apartemen tempat tinggal penduduk kota Pyongyang kecuali lampu penerangan di tempat yang menjadi simbol-simbol yang melambangkan kejayaan Korea utara dan juga tempat 'spesial' yang disitu terdapat monumen, patung, lukisan para mantan pemimpin Korea Utara yaitu Kim Il Sung (Pendiri sekaligus Presiden Abadi Korea Utara) dan Kim Jong Il (mantan pemimpin Korea Utara sekaligus anak dari Kim Il Sung).

Dikandung maksud, jadi kita bisa mendapatkan objek gambar dengan background yang hitam gelap dan cukup unik sih kalo menurut gua...ini menurut gua loh ya.. gak tau deh kalo menurut para fotografer profesional. Gua selaku fotografer amatiran yang cuma sekedar hobi sih sampai saat ini baru berpendapat seperti itu... 'unik'..itu aja.. ;-)

Oke deh, silakan cekidot aja foto-fotonya berikut ini... ;-)

Date Taken: 21 Maret 2014
Camera: Canon EOS 7D
Lensa: Canon EF 40mm 2.8 STM prime lens
Diagfragma: f/2.8
Kec. Rana: 1/50 Detik
ISO: 500
Exposure Bias: 0
Panjang Focal: 40 mm
Mode: Aperture Priority
White Balance: Otomatis
Alat Bantu: -

0 komentar:

Bunga Cosmos (2014)

Pada tanggal 14 September 2014, gua mengunjungi sebuah rumah bangsawan Korea jaman kerajaan Joseon di daerah Provinsi Nampo, dekat kota Ryonggang, Korea Utara, cekidot lokasinya di sini . nah di tempat ini lah gua menemukan bunga yang menurut gua lumayan cantik. Setelah gua cari tau, nama bunga ini adalah Cosmos, kayak merk Magic Jar aja.. :-D
Oiya, kamera yang saya gunakan adalah Canon EOS 7D dengan lensa standar bawaanya yaitu EFS 18-135mm f/3.5-5.6 IS.












0 komentar:

29th April Spring Friendship Art Festival (ASFAF) - Part 2-2

Nah berikut ini adalah jilid 2, kelanjutan dari postingan sebelumnya. 

*Cropped
Fotografer: JakaParker_JakaKrisnadi 
Diagfragma: f/6.3
Kec. Rana: 1/80 Detik
ISO: 500
Exposure Bias: 0
Panjang Focal: 135 mm
Mode: Manual
White Balance: Otomatis
Alat Bantu: -

0 komentar:

29th April Spring Friendship Art Festival (ASFAF) - Part 1-2

Sabtu, 12 April 2014 yang lalu, gue dan rekan-rekan WNI menghadiri undangan untuk menyaksikan acara '29th April Spring Friendship Art Festival 2014 (ASFAF)' yang diselenggarakan di gedung 'East Pyongyang Grand Theatre'.


ASFAF ke-29 ini diikuti oleh 21 negara antara lain: Belarusia, Indonesia, Swiss, Cina, Malaysia, Vietnam, Rusia, Kuba, Austria , Bulgaria, Perancis, Mongolia, Finlandia, Ukraina, Polandia, Italia, Jerman, Mesir, Thailand dan sebagainya termasuk INDONESIA



Indonesia melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Kemenparekraf RI) menugaskan Dwiki Darmawan Ethnic Ensemble dan soloist Putri Intan Permatasari Sukoco untuk mewakili Indonesia dalam acara budaya dua tahunan ini. Delegasi seni Indonesia diketuai oleh Bapak Hari Untoro Dradjat, Staf Ahli Menteri Bidang Perlindungan Keanekaragaman Karya Kreatif, Kemenparekraf RI dan ethnic ensemble yang terdiri dari 10 musisi dipimpin oleh Muhammad Rudiana. Tim akan mengikuti seluruh kegiatan sejak tanggal 11 – 17 April 2014. Tim tampil 3 kali termasuk pada acara peringatan HUT kelahiran Kim Il Sung ke-102 pada tanggal 15 April 2014 dengan membawakan lagu keroncong Bengawan Solo ciptaan Gesang.


Sebelom masuk gedung, seyogianya kite begaya dulu dong ;-)

0 komentar:

23rd Paektusan Int'l Figure Skating Festival (2014) - Part 3-3


Nah ini kelanjutan dari Jilid 2 yang sebelumnya.... cekidot.. ;-)

0 komentar:

23rd Paektusan Int'l Figure Skating Festival (2014) - Part 2-3

Nah ini kelanjutan dari Jilid 1 yang sebelumnya.... cekidot.. ;-)

1 komentar:

23rd Paektusan Int'l Figure Skating Festival (2014) - Part 1-3

Pada 15 Februari 2014 yang lalu, gua dan keluarga beserta teman WNI di Pyongyang menghadiri acara 'Opening Ceremony 23rd Paektusan International Figure Skating Festival' alias festival seluncur indah (ice skating). Acara ini diselenggarakan untuk merayakan hari 'Shining Star' (ulang tahun kelahiran pemimpin Kim Jong Il) dan akan berlangsung selama 3 hari sampai tanggal 17 Februari 2014.

Acara ini diikuti oleh peserta dari Korea Utara, Rusia, Latvia, Belarusia, Italia, Republik Ceko dan Serbia. Ini pertama kalinya gua dan keluarga (termasuk Babeh gua yang lagi berkunjung ke Pyongyang) nonton pertunjukan ice skating secara langsung. Pertama kali ngeliat, bener-bener bikin gua takjub dan terheran-heran..kok bisa ya orang joget menari di atas es gak pake kepeleset? Bener-bener hebat.. gua kasih 4 jempol deh (2 jempol tangan & 2 jempol kaki)..mantaaaap!

Gua sudah berniat untuk mengabadikan moment-moment acara ini menggunakan kamera gua dengan setulus-tulusnya niat..yaitu belajar fotografi.. dalam hal ini adalah 'Sport Photography' alias fotografi olahraga. Nah.. sejak acara akan dimulai..gua bingung dan bertanya-tanya.. nanti memfotonya gimana ya? Mode apa yang harus gua pakai? Settingan apa yang harus gua gunakan pada kamera gua? Dan..akhirnya gua teringat oleh sabda seorang pakar Fotografi Indonesia, yaitu Om Darwis Triadi, dalam program TV di ANTV yaitu acara 'Mata Lensa' dia pernah berkata "Sebelum kita melakukan pemotretan, kita harus melihat dan merasakan cahaya terlebih dahulu", nah..akhirnya sambil memejamkan mata dan merenung sejenak (kayak di film2) kemudian menerawang.. akhirnya gua mendapati 4 poin penting yang menjadi tolak ukur gua sebelum melakukan pemotretan, yaitu : 
  1. Gua berada di ruangan tertutup (indoor);
  2. Gua merasakan kurangnya cahaya, yang tersedia hanya cahaya lampu di dalam ruangan, dan biasanya (kalau gua liat di TV) lampu akan dimatikan pada saat si pemain ice skating beraksi dan hanya akan menggunakan lampu sorot yang terus mengikuti pergerakan si pemain;
  3. Ini kan olahraga ice skating, pasti si pemain ice skating bakalan mondar-mandir gerak kesana kemari, putar-puter, loncat sana loncat sini;
  4. Kelupaan, gua gak bawa lampu flash dan tripod. T_T
Jadi berdasarkan hasil penerawangan gua, maka gua akan menggunakan Mode Tv (Shutter Speed Priority), ISO yang gua gunakan berkisar 1000 s.d. 3200, dengan ISO segitu dipastikan akan terjadi noise pada hasil gambar.

Disini gua menggunakan satu2nya kamera DSLR yang gua punya yaitu Canon EOS 7D dengan menggunakan lensa standar bawaan yatiu EFS 18-135mm 3.5/5.6 IS.

Sempet pusing dengan settingan kamera, akhirnya gua teringat lagi sama perkataan om Darwis Triadi, yaitu "Bagi fotografer pemula, yang terpenting adalah bagaimana mendapatkan moment yang tepat dan framing yang pas..kalau soal settingan kamera itu sih urusan gampang". So gua berprinsip dalam diri gua kalo gua harus mendapatkan moment dalam sebuah frame yang pas, entah itu hasil gambarnya bakalan jelek karena banyak noise akibat ISO yang tinggi, gua gak peduli.. hajaaaaarrr dah!!

Dan acara pun dimulai.. awalnya gua duduk di kursi penonton bagian atas, tapi gua memberanikan diri untuk turun ke pinggir lapangan supaya dapet gambar lebih dekat.

Oke deh... langsung aja silakan cekidot foto-fotonya di bawah ini ;-)

0 komentar:

Happy New Year in Pyongyang (2014)



Mundur ke belakang, ke malam tahun baru 2014, adalah malam tahun baru pertama gue selama tinggal di Pyongyang, dan untuk pertama kalinya juga gue mencoba mengambil foto Kembang Api. *Baca juga malam tahun baru 2015 nya ya... :-D
Perlengkapan yang dibawa:
1. Kamera DSLR Canon EOS 7D dengan Lensa KIT (EFS 18-135mm f/3.5-5-6 IS)
2. Tripod
3. Timer Remote Controller Canon TC-80N3

Dari total keseluruhan 23 foto yang diambil, gue pilih 5 foto yang menurut gue lumayan, dari pada lumanyun,,, maklum,,,ane baru kemaren bisa pegang kamera, jadi masih belajar...

Cekidot....








0 komentar: